Selasa, 23 April 2013

SISTEM TERDISTRIBUSI - Contoh File Sevice III



CIFS ( Common Internet File System )
CIFS atau Common Internet File System merupakan sebuah implementasi dari protokol berbagi berkas/file-sharingServer Message Block (SMB) yang telah diusulkan agar menjadi standar Internet (statusnya saat ini masih menjadi draft), sehingga dapat diperoleh secara mudah. Perbedaan dari protokol SMB adalah bahwa protokol ini telah diperbaiki agar dapat digunakan melalui Internet. Protokol ini merupakan “saingan tidak langsung” dari protokol Network File System yang digunakan dalam keluarga sistem operasi UNIX. Protokol ini menggunakan arsitektur client/server. Microsoft telah memberikan draf rancangan protokol CIFS kepada Internet Engineering Task Force (IETF) untuk dijadikan standar Internet. Meskipun demikian, klien dan server CIFS telah ada dalam Windows 2000 ke atas.
Protokol CIFS mengizinkan sekelompok pengguna agar dapat berkolaborasi dan berbagi berkas melalui Internet atau intranet perusahaan. CIFS, saat ini banyak diimplementasikan, sehingga dukungannya pun semakin banyak, meski pada awalnya protokol ini hanya dimiliki oleh sistem operasi IBM OS/2 dan Microsoft Windows saja. Dengan adanya beberapa implementasi dari protokol SMB dalam berbagai sistem operasi, CIFS pun dapat didukung oleh kebanyakan sistem operasi. Salah satu implementasi yang populer, selain yang terdapat dalam Microsoft Windows dan IBM OS/2sistem operasi UNIX. adalah SAMBA yang dapat digunakan dalam keluarga
CIFS telah dilihat sebagai kemungkinan pengganti protokol File Transfer Protocol (FTP) dan Network File System (NFS) sebagai protokol berbagi berkas dan sistem manajemen berkasnya. CIFS mendukung penggunaan password yang terenkripsi, serta nama berkas dengan pengodean Unicode. Selain itu CIFS juga dapat digunakan untuk mengaitkan (mount) sebuah sistem berkas jarak jauh sebagai sebuah direktori atau drive dalam mesin lokal, seolah-olah sistem berkas jarak jauh tersebut merupakan sistem berkas lokal.
Keunggulan CIFS dibandingkan dengan protokol FTP dan HTTP sebagai protokol berbagi berkas adalah bahwa CIFS mendukung akses baca dan tulis terhadap sebuah berkas secara simultan; sementara HTTP dan FTP hanya mendukung transfer berkas sederhana saja. Sementara, jika dibandingkan dengan protokol NFS, CIFS menawarkan beberapa keunggulan peningkatan performa dengan adanya fitur read-ahead, write-behind dan fitur opportunistic locks.

Selasa, 09 April 2013

RISET DAN APLIKASI SOFTWARE AGENT
Ada dua tujuan dari survey tentang riset dan aplikasisoftware agent. Yang pertama adalah, untuk mengeidentifikasi sampai sejauh mana teknologi agent sudah diaplikasikan dengan memberikan pointer berupa contoh-contoh aplikasi sistem yang sudah ada. Yang kedua adalah, untuk memberikan gambaran ke depan, masalah-masalah apa yang sudah dan belum terpecahkan dan membuka peluang untuk mencoba mengaplikasikan teknologi agent ke masalah baru yang timbul. Jennings merangkumkan riset dan aplikasi software agent yang ada kedalam beberapa bidang. Disini kami akan mengupas beberapa riset dan aplikasi software agent dalam Pendidikan, Internet dan Bisnis

Riset dan Aplikasi Software Agent di Dunia Pendidikan
Dengan perkembangan teknologi jaringan komputer, dunia pendidikan pun salah satu yang merasakan manfaatnya. Sistem pengajaran pun mengalami perkembangan kearah lebih modern dengan memanfaatkan teknologi jaringan. Berhubungan dengan teknologi agent, dewasa ini banyak sekali riset dan aplikasi untuk dunia pendidikan yang menggunakan teknologi agent, misalnya [Chen et al., 1996], [Espinosa et al., 1996], [Florea, 1999], dsb.



RISET DAN APLIKASI SOFTWARE AGENT
Ada dua tujuan dari survey tentang riset dan aplikasisoftware agent. Yang pertama adalah, untuk mengeidentifikasi sampai sejauh mana teknologi agent sudah diaplikasikan dengan memberikan pointer berupa contoh-contoh aplikasi sistem yang sudah ada. Yang kedua adalah, untuk memberikan gambaran ke depan, masalah-masalah apa yang sudah dan belum terpecahkan dan membuka peluang untuk mencoba mengaplikasikan teknologi agent ke masalah baru yang timbul. Jennings merangkumkan riset dan aplikasi software agent yang ada kedalam beberapa bidang. Disini kami akan mengupas beberapa riset dan aplikasi software agent dalam bidang Pendidikan dan Intenet dan Bisnis

Riset dan Aplikasi Software Agent di Dunia Pendidikan
Dengan perkembangan teknologi jaringan komputer, dunia pendidikan pun salah satu yang merasakan manfaatnya. Sistem pengajaran pun mengalami perkembangan kearah lebih modern dengan memanfaatkan teknologi jaringan. Berhubungan dengan teknologi agent, dewasa ini banyak sekali riset dan aplikasi untuk dunia pendidikan yang menggunakan teknologi agent, misalnya [Chen et al., 1996], [Espinosa et al., 1996], [Florea, 1999], dsb.




RISET DAN APLIKASI SOFTWARE AGENT
Ada dua tujuan dari survey tentang riset dan aplikasisoftware agent. Yang pertama adalah, untuk mengeidentifikasi sampai sejauh mana teknologi agent sudah diaplikasikan dengan memberikan pointer berupa contoh-contoh aplikasi sistem yang sudah ada. Yang kedua adalah, untuk memberikan gambaran ke depan, masalah-masalah apa yang sudah dan belum terpecahkan dan membuka peluang untuk mencoba mengaplikasikan teknologi agent ke masalah baru yang timbul. Jennings merangkumkan riset dan aplikasi software agent yang ada kedalam beberapa bidang. Disini kami akan mengupas beberapa riset dan aplikasi software agent dalam bidang Pendidikan dan Intenet dan Bisnis

Riset dan Aplikasi Software Agent di Dunia Pendidikan
Dengan perkembangan teknologi jaringan komputer, dunia pendidikan pun salah satu yang merasakan manfaatnya. Sistem pengajaran pun mengalami perkembangan kearah lebih modern dengan memanfaatkan teknologi jaringan. Berhubungan dengan teknologi agent, dewasa ini banyak sekali riset dan aplikasi untuk dunia pendidikan yang menggunakan teknologi agent, misalnya [Chen et al., 1996], [Espinosa et al., 1996], [Florea, 1999], dsb.


Selasa, 02 April 2013

Hasil Pengujian Trace Route Website Kaskus Dari Beberapa Koneksi Jaringan

Pada pengujian ini, kami menggunakan beberapa jaringan seperti modem fix line (Fastnet), Wifi Speedy, modem CDMA (AHA), modem GSM (3 dan XL). Tiap-tiap trace route dengan menggunakan jaringan yang berbeda akan menghasilkan route yang berbeda pula tergantung tempat dan server route yang paling dekat. 

Dengan Trace route, kita dapat menganalisis informasi mengenai lokasi router dan batas-batas network yang dilalui. Trace route juga dapat melihat rute perjalanan sebuat data dari tempat anda ke server yang di trace. Selain itu, Trace Route dapat mengecek delay waktu di tiap-tiap lompatan (dari router ke router). 

Untuk cara melakukan Trace Route, kita hanya menggunakan CMD kemudian ketik tracert *namadomain atau IP address yang di tuju. Sebagai contoh ketik tracer kaskus.co.id atau tracert 202.158.17.149 pada CMD. 

Berikut merupakan contoh hasil dari pengujian trace trote menggunakan beberapa jaringan :

  1. Trace Route menggunakan Wifi Speedy.

    Ketika traceroute dijalankan menampilkan daftar hop jaringan dan  nama host dan alamat IP.Hal tersebut meliputi jumlah waktu yang dibutuhkan untuk setiap koneksi terjadi (biasanya dalam milidetik).  
    Kemudian untuk mengetahui route yang kita lewatkan, buka http://whatismyipaddress.com/. masukan ip address yang di tuju. Nanti akan terlihat detail tentang IP address tersebut. 
    Untuk urutan 1 dan 2 (192.168.1.1 dan 192.168.0.254) merupakan private IP address. Untuk urutan 3 dengan IP address 180.243.240.1 merupakan hostname untuk PT.TELKOM INDONESIA. Untuk urutann 4 dengan IP adrress 125.160.11.189 merupakan hostname dari speedy. Untuk urutan 6-7 dengan IP address  218.100.27.29/129 juga hostname dari speedy, tapi berbeda lokasi. Kemudian untuk urutan ke 9-10 dengan IP address  210.210.161.177/8 merupakan hostname dari server Kaskus. Dan yang terakhir urutan ke 11 dengan IP address 202.158.17.149 merupakan hostname dari server Kaskus, tapi berbeda lokasi.
  2. Trace Route menggunakan Modem Fix Line  (Fastnet)
     

    Dari gambar, terlihat jumlah hops untuk tracing route ke Kaskus.co.id berjumlah 8. Hops ini merupakan lompatan atau perpindahan data route yg di tuju. Tiap route mempunyai waktu dalam merequest data/loncatan data. Contoh pada route ke 1, itu jumlah waktu nya 7ms 9 ms dan 19 ms. semakin kecil waktu perpindahan data, semakin cepat/baik mengakses ke Kaskus.com. Dari gambar terlihat bahwa, hanya terdapat 2 server yakni fastnet dan kaskus dalam trace route. Dan tiap server terdiri dari beberapa route.
  3. Trace Route menggunakan Modem AHA (Esia)

    Pada gambar di atas menjelaskan bahwa tracert complete yang artinya berhasil sampai tujuan. Pada tracert kali ini, jumlah hop atau loncatan dari satu route ke route lain berjumlah 12 untuk sampai ke server kaskus.co.id. Pada Hop ke 1-4 merupakan gateway dari modem AHA yang saya gunakan, kemudian terjadi 'request time out' menyatakan bahwa route tidak mengirim atau tidak mereply kmbali reques kita. Kemudian pada hops ke 6-8 itu merupakan Route dan IP address dari server bakrie telecom (karena menggunakan modem AHA yang server yaitu bakrie telecom). Kemudian route belanjut ke hop nomor 9-12. Pada hop kali ini merupakan IP address dari server kaskus.co.id. nah , pada kali ini saya melakukan trace route ke kaskus.co.id dan trace berhasil atau complate.
  4. Trace Route menggunakan Modem GSM (3)


    Pada baris 1 hingga ke 8, terdapat pesan "Request Timed Out", pada kondisi tersebut, bisa jadi ada masalah pada jalur koneksi. Namun pada baris ke-9, koneksi kembali stabil.

  5. Trace Route menggunakan Modem GSM (XL)

    Kali ini saya akan mencoba melakukan tracert ke www.kaskus.co.id dengan menggunakan modem GSM (XLAXIATA). Untuk dapat melakukan tracert pertama yang kita lakukan adalah membuka CMD lalu ketikan tracertnamadomain, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :



    Pada gambar di atas menjelaskan bahwa tracert complete yang artinya berhasil sampai tujuan. Pada tracert kali ini, jumlah hop atau loncatan dari satu route ke route lain berjumlah 17 untuk sampai ke server kaskus.co.id. Pada Hop ke 1-4 merupakan gateway dari modem GSM XLAXIATA yang saya gunakan,  Kemudian pada hops ke 6-8 itu merupakan Route dan IP address dari server  XLAXIATA. Kemudian route belanjut ke hop nomor 9-12. Pada hop kali ini merupakan IP address dari server kaskus.co.id. nah , pada kali ini saya melakukan trace route ke kaskus.co.id dan trace berhasil atau complate.


Selasa, 19 Maret 2013

PENGANTAR SISTEM TERDISTRIBUSI - OBJECT INTERFACE

Pengertian interface dan contoh programnya

Pengertian interface adalah himpunan operasi-operasi yang menentukan perilaku sebuah objek, biasanya digunakan apabila kita ingin menentukan apa saja yang harus dilakukan oleh satu class tetapi tidak menentukan bagaimana cara untuk melakukannya
Mengapa menggunakan interface?
       Untuk memiliki class yang tidak berhubungan yang mengimplementasikan method yang sama.
       Contoh:
   Class Line dan MyInteger
       Tidak berhubungan
       Keduanya mengimplementasikan method perbandingan
   isGreater
   isLess
   isEqual
       Untuk mengungkapkan sebuah interface pemrograman object tanpa pernyataan classnya
       Untuk model multi inheritance yang mengijinkan sebuah class untuk memiliki lebih dari satu superclass.

Contoh Penggunaan Interface ke dalam Class

Seperti yang pernah saya jelaskan di artikel awal tentang PHP OOP, pemrograman Java berbasis objek mempunyai bentuk yang hampir sama di pemrograman PHP berbasis objek. Untuk menggunakan interface ke dalam class harus menggunakan “implements”. Coba lihat contoh penggunaan interface ke dalam class php di bawah ini:

<?php
interface InterfaceDokumen{
function spesifikberkas();
}
interface BangunClass extends InterfaceDokumen{
function dapatkanclass();
function cetakhasil();
}
class pdf implements BangunClass{
public function spesifikberkas()
{
return ".pdf";
}
public function dapatkanclass()
{
return get_class($this);
}
public function cetakhasil()
{
echo 'Berkas <b>'.$this->dapatkanclass().'</b> mempunyai ekstensi file: "'.$this->spesifikberkas().'".<br/>';
}
}
class doc implements BangunClass{
public function spesifikberkas()
{
return ".doc, .docx atau .rft";
}
public function dapatkanclass()
{
return get_class($this);
}
public function cetakhasil()
{
echo 'Berkas <b>'.$this->dapatkanclass().'</b> mempunyai ekstensi file: "'.$this->spesifikberkas().'".<br/>';
}
}
$berkaspdf = new pdf();
$berkasdoc = new doc();
$berkaspdf->cetakhasil(); // Berkas pdf mempunyai ekstensi file: ".pdf".
$berkasdoc->cetakhasil(); // Berkas doc mempunyai ekstensi file: ".doc, .docx atau .rft".
?>
Contoh di atas dapat dijelaskan bahwa interface InterfaceDokumen dan interface BangunClass menyediakan standar pattern method abstrak yang digunakan di dalam class pdf dan class doc. Sedangkan method abstrak yang di-define di interface, yaitu: method spesifikberkas, method dapatkanclass dan method cetakhasil harus terdaftar juga di class yang mengimplementasikan interface tersebut. Jika salah satu method yang di-define di interface tidak terdaftar di dalam class maka kamu akan menemui error.

Referensi :
http://objekberkhayal.blogspot.com/2010/01/interface.html
http://dewiqsweets.blogspot.com/2009/06/pengertian-interface-dan-contoh.html
http://roes-wibowo.com/interface-di-php-oop/